Belajar Menghitung RAB Bangunan Rumah

Posted by Endang Kusman 04 Oktober 2012 3 komentar
Menghitung RAB Bangunan Rumah
Pada postingan kali ini saya akan berbagi materi bagaimana cara menghitung Rencana Anggaran Biaya Bangunan Rumah (RAB) barangkali diantara Anda ada yang memerlukan pengetahuan ini. Tapi, tentunya hanya sekedar garis besarnya saja dengan harapan Anda dapat mengerti secara umum, agar ketika Anda akan membangun atau merenovasi rumah Anda tidak dikelabui oleh orang-orang yang Anda percayakan membangun atau merenovasi rumah Anda.

Secara garis besar, komponen utama anggaran biaya bangunan terdiri dari bahan bangunan atau material dan biaya pekerja bangunan. Sedangkan untuk mengetahui berapa banyak material yang diperlukan, serta berapa biaya upah yang diperlukan, Anda harus mengetahui satuan pekerjaan dan volume pekerjaan.

BAHAN BANGUNAN atau MATERIAL :
Bahan bangunan atau material bagi Anda sudah tidak asing lagi bukan, misalnya batu kali, semen, pasir, besi beton, kayu, cat tembok, cat kayu dan sebagainya. Itu semua adalah bahan bangunan atau lebih dikenal dengan meterial. Semua bahan-bahan tersebut tersedia di toko-toko bahan bangunan di sekitar tempat tinggal Anda.

PEKERJA BANGUNAN :
Istilah pekerja bangunan juga saya kira hampir semua orang mengetahui, seperti tukang kayu, tukang tembok atau tukang batu, tukang besi, kernet atau pembangu tukang, kepala tukang, dan mandor.

Itulah komponen utama dalam penghitungan RAB bangunan termasuk rumah. Untuk selanjutnya Anda harus mengetahui bagaimana kita mengetahui berapa material dah upah kerja yang diperlukan untuk membangun atau merenovasi rumah Anda, terlebih dahulu Anda harus mengetahui item atau satuan pekerjaan pekerjaan dalam bangunan.


Nama-nama Satuan Pekerjaan Bangunan :

  • Pekerjaan Persiapan : Pekerjaan persiapan meliputi pembersihan lahan untuk bangunan, meratakan tanah, pekerjaan bouwplank dll.
  • Pekerjaan Galian Tanah : Pekerjaan galian tanah meliputi galian tanah pondasi, mengurug dan meratakan kembali tanah bekas galian pondasi, galian tanag untuk selokan dan sebagainya.
  • Pekerjaan Pondasi : Pekerjaan pondasi meliputi pasangan pondasi batu kali, pondasi plat beton (cakar ayam).
  • Pekerjaan Beton : Pekerjaan beton meliputi pekerjaan beton sloof (dipasang di atas pondasi batu kali), beton kolom/tiang (dipasang pada setiap sudut bangunan pertemuan dinding bata), beton ring balok (dipasang di atas didinng bata), beton plat lantai (bangunan 2 lantai).
  • Pekerjaan Dinding : Pekerjaan dinding meliputi pasangan bata merah, batako, hebel dll.
  • Pekerjaan Kusen : Pekerjaan kusen pintu dan jendela. Kusen pintu dan jendela bisa membuat sendiri di lokasi atau bisa membeli sudah jadi.
  • Pekerjaan daun pintu dan jendela : Pekerjaan daun pintu dan jendela juga bisa membuat di lokasi atau membeli sudah jadi bersama-sama kusen.
  • Pekerjaan Atap : Pekerjaan atap terdiri dari pekerjaan rangka atap, tutup atap, talang, dan karpus/nok/bubungan. Rangka atap bisa menggunakan kayu atau rangka atap baja ringan. Tutup atap bisa menggunakan genting keramik, genting tanah, genting beton, genting metal, atau asbes gelombang. talang tepi pisa menggunakan seng plat, bonet, atau talang plat beton. Karpus harus menyesuaikan dengan tutup atap yang digunakan.
  • Pekerjaan Plapond : Plapond atau langit-langit terdiri dari pekerjaan rangka plapond, pekerjaan tutup plapond dan lis plapond. Rangka plapond dapat menggun akan kayu dan besi hollow. Sedangkan tutup plapond bisa menggunakan kayu lapis, asbes, GRC, accoustik dll.
  • Pekerjaan Lantai : Pekerjaan lantai dimaksud adalah pekerjaan pasangan lantai semua ruangan dalam dan luar ruangan seperti serambi dan garasi mobil.
  • Pekerjaan Sanitair : Pekerjaan Sanitair meliputi pekerjaan saluran air kotor, septicktank, dan kloset kamar mandi.
  • Pekerjaan Instalasi Listrik : pemasangan jaringan kabel listrik dan titik lampu & stop kontak.
  • Pekerjaan Instalasi Air : pemasangan jaringan air bersih dan titik-titik air (keran/stop kran).
  • Pekerjaan Finishing : meliputi pengecatan tembok, pengecatan kusen pintu dan jendela, daun pintu dan jendela, plapond dll.
  • Pekerjaan Taman : kolam hias, rumput, bunga
Sampai disini Anda sudah mengetahui nama satuan pekerjaan dalam bangunan. Setiap satuan pekerjaan tersebut harus dihitung volumenya, agar dapat dihitung biayanya.  Untuk selanjutnya Anda perlu mengetahui bagaimana cara menghitung volume satuan pekerjaan tersebut. Untuk materi selanjutnya akan saya sambung lain waktu.. tetap di halaman ini, kemungkinan besar berbentuk file PDF. Cara mengihung biaya bangunan harus menggunakan analisa harga satuan SNI 2011, bisa Anda download di url situs ini :  http://www.ilmutekniksipil.com/estimasi-biaya-konstruksi/download-analisa-harga-satuan-sni-2011.  Untuk download silahkan copy paste url tersebut ke browser komputer Anda. Bagi Anda yang bukan berlatar belakan pendidikan Teknik sipil atau arsitektur, memang perlu cukup waktu untuk belajar agar dapat menggunakan analisa harga satuan pekerjaan konstruksi SNI.

Bagi Anda yang ingin bisa menghitung RAB membangun rumah dengan mudah, segera dapatkan alat bantu menghitung anggaran biaya rumah dengan harga terjangkau di www.softwarerab.com Dengan mengetahui estimasi biaya membangun rumah, maka Anda bisa terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan oleh pihak ketiga yang mengerjakan bangunan rumah Anda.

3 komentar:

  1. makasih bnyk guys...............semoga tuhan memberkati

    BalasHapus
  2. MKsh infonya, mantap, tambah refernsi..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih atas kunjungan sobat...

      Hapus